Showing posts with label Lampu. Show all posts
Showing posts with label Lampu. Show all posts

Monday, March 18, 2013

TIPS HEMAT LISTRIK


Bagaimana.. Cara Efektif Menghemat Listrik..?,
Apakah Anda masih 'gali lubang tutup lubang ' tiap bulannya. Berhemat adalah langkah yang harus dilakukan, salah satunya menghemat biaya listrik. Dizaman krisis ekonomi seperti sekarang ini, mau tidak mau kita harus bisa melakukan strategi efisiensi untuk mengurangi pengeluaran bulanan kita. Upaya efisiensi energi listrik sangatlah penting, bukan hanya untuk menghemat biaya pemakaian energi di rumah tangga , namun juga untuk mengerem pemakaian energi secara keseluruhan.

Sebagai langkah awal upaya efisiensi energi di rumah tangga, penghuni rumah harus mengetahui jenis peralatan yang paling banyak mengkonsumsi energi. Di Indonesia, alat-alat seperti pendingin ruangan, pemanas dan pompa air serta peralatan elektronik merupakan sumber utama konsumsi listrik di sektor rumah tangga. Untuk membantu penghematan jumlah pemakaian dan biaya listrik per bulan di suatu rumah, cara berikut bisa diterapkan.

Berikut ada beberapa cara penghematan yang bisa kita lakukan: 

A.  AC / Pendingin Ruangan

1. Pilih pk ac yang sesuai dengan kondisi ruangan. untuk ruang kecil cukup 1/2 pk saja.
2. Matikan ac jika ruangan sudah terasa dingin atau tidak ada orang.
3. Agar suhu terjaga tetap dingin, tutup pintu, jendela dan tutup hordeng jika ada sinar matahari.
4. Jika suhu di luar sudah dingin, gunakan mode kipas / fan saja.
5. Rawat dan bersihkan secara rutin filter ac, kondensor ac, sirip ac dan body ac.
6. Pakai pengatur waktu pendingin ruangan sesuai kebutuhan atau hendak tidur.
7. Hindari menempatkan mesin yang mengeluarkan panas di dalam ruangan berac.
8. Hindari tembok ruangan terkena sinar matahari langsung ketika pagi, siang dan sore.
9. Beli ac yang tidak boros listrik

B.  Lampu / Penerangan Ruangan
1. Gunakan cahaya alami seperti cahaya matahari langsung secara maksimal
2. Gunakan kaca ruang yang terang transparan dan besar sehingga bisa menerangi ruangan ketika pagi, siang dan sore hari.
3. Gunakan lampu hemat listrik berkualitas walaupun harganya mahal namun awet
4. Tempatkan lampu secara sempurna seperti di atas langit-langit bagian tengah
5. Pakailah cat ruangan yang putih terang agar cahaya memantul maksimal
6. Pilih lampu dengan watt kecil untuk ruangan kecil dan lampu wat besar jika ruangannya besar
7. Jika tidak ada orang di ruangan, matikan lampu agar hemat listerik
8. Sebelum tidur matikan kamar tidur dan lampu yang lain yang tidak diperlukan
9. Atur perabot rumah tangga jangan sampai terlalu menghalangi cahaya lampu atau cahaya matahari dari luar
10. Nyalakan lampu jika hari telah benar-benar gelap saja
11. Rajin-rajinlah membersihkan debu dan kotoran dari lampu, kaca cendela, tembok, langit-langit, cermin dan perabotan lainnya agar cahaya yang dikeluarkan lampu dapat terang maksimum

C. Setrika / Setrikaan Baju

1. Setrikalah pakaian dalam jumlah banyak untuk mengurangi sesi pemanasan awal seterikaan yang memakan banyak energi listrik
2. Sisakan pakaian yang muda disetrika dengan suhu rendah di akhir sehingga setrikaan bisa dicabut lalu setrika pakaian sisa ketika masih panas.
3. Atur temperatur setrika sesuai dengan jenis bahan pakaian. Kelompokkan pakaian sesuai jenis bahan sebelum mulai menggosok pakaian.
4. Sebelum menyetrika baju, bersihkan setrikaan agar panas bisa keuar dengan maksimal
5. Latih diri anda untuk menyetrika cepat dan rapi agar tidak banyak listrik yang tersedok setrika karena terlalu lama menyeterika
6. Gunakan meja setrikaan yang lebar untuk mempercepat proses setrika

D. Lemari Es / Kulkas

1. Pilih produk lemari es yang hemat energi dan ramah lingkungan
2. Jangan terlalu lama membuka pintu kulkas agar tidak banyak udara dingin yang keluar
3. Letakkan mesin pendingin kulkas di tempat yang terlindung dari sinar matahari langsung, benda/alat panas, dll. Beri jarak 15 cm dari tembok agar sirkulasi udara berjalan baik.
4. Jangan terlalu banyak meletakkan benda-benda di kulkas terlalu banyak sehingga lebih sedikit waktu yang dibutuhkan untuk mendinginkan isinya.
5. Jika ada kebocoran udara dingin segera perbaiki jangan sampai ada lubang yang membuat lemari es jadi lama dingin
6. Makanan minuman serta benda yang masih panas jangan dimasukkan ke dalam kulkas

E. Mesin Pompa Air
1. Gunakan tangki air / penampung air agar pompa air tidak menyala ketika keran dinyalakan
2. Pakai pemati mesin otomatis ketika tangki air sudah penuh agar tidak mengisi air berlebihan
3. Rawat jaringan pipa jangan sampai bocor agar tidak kehabisan air terus-menerus
4. Perbaiki mesin air jika bunyinya sudah tidak bagus serta secara rutin diperiksa yang ahli agar terdeteksi jika ada kerusakan kecil daripada mesin pompa air rusak berat akibat kelalaian kita
5. Hemat penggunaan air akan otomatis hemat penggunaan listric

F.  Mesin Cuci

1. Masukkan pakaian kotor sesuai dengan ukuran kapasistas mesin cuci, jangan berlebihan karena bisa memaksa mesin untuk bekerja lebih keras dan mungkin mengkonsumsi listrik lebih banyak
2. Mencuci pakaian terlalu sedikit juga mubazir karena banyak atau sedikit butuh listrik yang sama dan air yang sama pula.
3. Gunakan pengering pakaian pada mesin cuci seperlunya. ketika sudah tidak ada air yang terperas lagi, matikan pengering tersebut.
4. Kalau bisa gunakan metode sekali bilas untuk menghemat tagihan listrik.
5. Kalau cucian baju hanya sedikit sebaiknya gunakan tangan secara manual untuk mencucinya.



Are you still 'digging a hole covereach monthFrugality is a step that must be done, one of them save on electricity costsIn these times of economic crisis like now, like it or not we should be pursuing a strategy of efficiency to reduce our monthly expensesEfforts energy efficiency is critical, not only to save on energy use in the householdbut also to curb energy use overall."


sumber: detik.com, sumbermandiri.com 
---
http://cara.obralweb.com

Tuesday, March 12, 2013

Tips Lebih Hemat dengan Bohlam Hemat Energi

Lebih Hemat dengan Bohlam Hemat Energi
Salah satu cara untuk menghemat biaya tagihan listrik adalah menggunakan lampu yang tepat. Lampu seperti apa yang hemat energi?

Yang menentukan besarnya tagihan listrik adalah jumlah dan lama pemakaian alat listrik di rumah. Begitu juga dengan lampu. Dibandingkan dengan alat elektronik lain, konsumsi energi lampu termasuk kecil. Namun juga jumlahnya banyak dan digunakan dalam waktu lama, lampu juga dapat menjadi penyebab naiknya tagihan listrik. Salah satu cara untuk menyiasati naiknya tagihan listrik adalah dengan mengganti lampu biasa dengan lampu hemat energi.

Sebenarnya yang disebut lampu hemat energi adalah lampu biasa, tapi ia dapat menghemat pemakaian energi listrik sampai beberapa persen energi lebih sedikit. Di dalam lampu hemat energi, terdapat suatu alat yang membuat energi yang diambil untuk menghidupkan lampu tersebut lebih sedikit disebut ballast. Alat ini berukuran sangat kecil dan dimasukan kedalam badan lampu. Energi listrik yang diambil oleh lampu, disaring oleh ballast sehingga tidak langsung menuju kawat pijar lampu. Saat melewati ballast ini, dengan teknologi tertentu, maka dengan sedikit energi saja pancaran cahaya yang dihasilkan oleh lampu tersebut sama terangnya dengan cahaya lampu biasa yang memakan lebih banyak energi.

Di pasaran, ada juga beberapa jenis lampu hemat enegi yang tidak diberi ballast. Lampu jenis ini harus disambungkan dengan ballast eksternal, yang dipasang terpisah dari lampu. Sebuah ballast eksternal dapat menampung lebih dari satu lampu hemat energi. Biasanya lampu dengan ballast eksternal ini dipasang pada tempat yang memerlukan instalasi lampu tersendiri, seperti rumah sakit, apartemen, dan hotel. 
Macam dan warna Lampu hemat energi ini tersedia dalam bermacam bentuk. Tetapi pada dasarnya lampu hemat energi dibagi menjadi dua jenis, yaitu FTL (Fluorescent Tube Lamp) atau lebih dikenal dengan nama lampu TL, dan CFL (Compact Fluorescent Lamp) yang dikenal dengan lampu pijar. Lampu TL bentuknya seperti tabung, dan dipasang dengan cara ditusukkan ke rumah lampunya. Biasanya lampu jenis ini ballastnya terpisah. Sedangkan lampu CFL, cara pemasangannya dengan ulir. Lampu jenis CFL ini ballastnya terdapat di dalam. Jenis lampu ini ada beberapa macam warna, daru yang paling mendekati warna sinar matahari (daylight) sampai yang kuning, yang biasa digunakan untuk menciptakan suasana romantis.

Plus dan Minus Lampu hemat energi ini juga punya kekurangan dan kelebihan. Kekurangan yang paling jelas adalah harganya yang mahal saat pertama kali pembelian. Harga lampu ini di pasaran berkisar anatara belasan sampai ratusan ribu rupiah, tergantung pada jenis dan daya tahan lampu. Kelebihan dari lampu hemat energi adalah kemampuannya menghemat lebih banyak energi daripada lampu biasa, tapi terang yang dihasilkan sama bahkan lebih dari lampu pijar biasa. Selain itu, daya tahan lampu ini lebih baik daripada lampu pijar biasa, sehingga lampu tidak perlu sering diganti.

Sumber : Tim Tabloid Rumah



---
http://www.depobangunan.co.id

Tips Memilih Lampu

Lima pertimbangan dalam memilih lampu

Sebagai penerang, lampu listrik yang umum digunakan sebagai cahaya buatan untuk rumah tinggal, dapat dibedakan menjadi 3 golongan besar, yaitu lampu pijar, lampu halogen dan lampu berpendar. Banyaknya jenis lampu yang beredar saat ini membuat Anda perlu memperhatikan faktor apa saja yang perlu dipertimbangkan saat memilih lampu. Berikut ini ada beberapa faktor yang dapat Anda pertimbangkan: 

1. Langkah pertama yang bisa Anda lakukan adalah menentukan titik-titik penempatan lampu, terutama yang ditanam di dinding atau plafon. Hal ini dilakukan sebelum anda membangun atau merenovasi rumah tinggal. 

2. Ada baiknya jika penempatan lampu disesuaikan dengan kondisi lingkungan. Maksudnya, untuk lampu yang diletakkan di luar sebaiknya menggunakan bahan stainless steel, aluminium atau besi yang sudah dicat antikarat.

3. Menentukan warna cahaya lampu yang ingin digunakan. Lampu dengan karakter cahaya kekuningan disinyalir mampu membangkitkan suasana yang hangat dan romantis, sehingga sangat cocok ditempatkan di ruang tidur atau ruangan lain yang digunakan untuk bersantai. Sementara cahaya putih lebih cocok digunakan di tempat kerja. Penentuan warna cahaya lampu ini dengan sendirinya akan membimbing Anda untuk menentukan pilihan antara lampu neon dan lampu pijar. 

4. Sesuaikan model lampu dengan karakter rumah. Lampu dengan desain tradisional klasik tentu akan terlihat jomplang bila ditempatkan pada rumah yang memiliki konsep modern minimalis.

5. Sifat lampu yang memancarkan panas juga dapat dijadikan faktor penimbang saat anda memilih rumah lampu. Sebagai suatu kesatuan, rumah lampu yang anda pilih sebaiknya tahan terhadap panas, tidak mudah leleh dan tidak mudah terbakar. 

Sumber : Kompas


---

Rumah123 DotCom - Property Rumah