Showing posts with label Pagar. Show all posts
Showing posts with label Pagar. Show all posts

Thursday, June 26, 2014

Pagar Rumah Minimalis


Info kali ini akan mengulas secara khusus mengenai model pagar rumah modern minimalis terbaru yang cantik dari berbagai macam bahan pagar. Mulai dari desain pagar rumah minimalis sederhana dari besi, desain pagar rumah modern dari kayu jati, dan juga desain pagar minimalis dari batu bata. Memiliki pagar rumah merupakan unsur penting yang mempengaruhi keindahan rumah, selain untuk meningkatkan keamanan dari pencuri, pagar rumah juga bisa memperindah eksterior rumah.














---
http://desainrumahminimalis.web.id

Sunday, March 24, 2013

Rumah & Batu Alam Untuk Aplikasi Pada Pagar Rumah Tinggal


Pagar-batu alam minimalis andesite.
Salah satu material yang banyak digunakan untuk aplikasi pagar adalah batu alam. walaupun ada beberapa batu alam yang sifatnya menyerap air, namun sebagian besar batu alam bersifat “anti air”. 
Beberapa jenis batu alam yang tahan terhadap perubahan cuaca maupun air antara lain: Batu Andesit, batu templek, batu palimanan, batu hijau sukabumi, dan batu marmer.
Penggunaan material batu semakin menggantikan peranan kayu dan besi yang dulu mendominasi bahan pembuatan pagar rumah tinggal. selain itu, corak alami dari batu alam memberikan nilai estetika keindahan yang lebih alami. dan juga membuat rumah tinggal terasa lebih sejuk. hal ini dikarenakan karakter batu alam yang menyerap panas.
Pemilihan bahan batu alam untuk pagar sangat mempengaruhi nuansa dari keseluruhan desing rumah.selain dari segi estetika keindahan, batu alam memberikan kesan kokoh terhadap bangunan, namun tetap sedap dipandang...
---
http://www.developerbangunrumah.com

Memilih Gembok Pagar


Gembok adalah salah satu elemen penyempurna pagar yang membuat rumah jadi lebih aman. Lantas, gembok seperti apakan yang sebaiknya Anda gunakan?
Tanpa gembok, sisi keamanan rumah dianggap hilang karena fungsi keamanan pagar yang muncul hanya dari sisi visual atau penghalang pandangan mata saja. Selebihnya, pagar masih dapat diterobos dengan mudah. Karena fungsinya termasuk vital, ada hal yang perlu diperhatikan saat memilih gembok.
Berikut poin utama yang dijelaskan Ivan Widjaja dari Solid Gradino.
1. Kesalahan terbesar orang membeli gembok adalah ukuran yang tidak tepat. Ukuran gembok harus sesuai dengan lubang dan kedalamannya. Biasanya, shackle (batang melengkung gembok) panjangnya tidak sesuai dengan daya cengkram hingga gembok tidak dapat difungsikan.
2. Walau ukurannya kecil dan tidak begitu terlihat, desain gembok harus sesuai dengan konsep pagar dan rumah. Misalnya konsep rumahnya modern, gemboknya juga harus berdesain modern. Begitu juga saat rumah berkonsep klasik, gemboknya harus klasik.
3. Material gembok yang digunakan sebaiknya dari kuningan. Bahan ini dianggap paling baik dibandingkan besi dan stainless karena anti karat. Untuk membuat fungsi gembok maksimal, rawat dengan cara menyemprotkan WD40 ke area lubang kunci dan lubang shackle setiap satu bulan sekali.
4. Pilih gembok yang memiliki cara kerja paling sederhana tetapi sulit untuk dijebol orang. Jika Anda tidak ingin ribet memiliki kunci yang banyak, pilih kunci kunci dengan sistem master key, yaitu satu kunci bisa buat buka banyak gembok.
(Irfan Hidayat – irfan@tabloidrumah.com)
Foto: Victor Adianggara
---

Material Pagar, Kenali Dulu Karakteristiknya


Memilih material pagar bukan perkara sepele. Ada persyaratan yang harus dipenuhi berkaitan dengan peletakannya yang berada di luar ruang dan langsung berhubungan dengan pelbagai kondisi cuaca. Kesalahan memilih material dan cara menanganinya akan membuat tampilan pagar tidak maksimal. Sebelum menentukkan material apa yang akan dipakai, ini dia penjabaran karakteristik materialnya.
Besi
(+) Kuat dan kokoh. Mampu memberi perlindungan dan keamanan yang baik bagi pemilik rumah. Selain itu, besi termasuk material yang awet, tidak mudah kusam, dan dapat dibentuk beragam desain sesuai dengan keinginan.
(-) Harga relatif mahal. Semakin tebal besi yang dipakai, semakin lama waktu pengerjaannya.
Catatan:
Tak boleh tampil polos, harus di-finishing menggunakan cat besi. Cocok diterapkan untuk pagar berdesain minimalis, modern, dan klasik.
Beton
(+) Kuat dan solid. Walau kesannya masif dan kaku karena berbentuk flat, pagar ini terbilang awet dan tahan lama.
(-) Mahal dalam pembuatannya dan butuh waktu yang lama.
Catatan:
Jika diekspos harus di-finishing menggunakan cat anti lumut dan di-waterproofing dengan menggunakan cat transparan. Atau, di-finishing menggunakan cat eksterior. Cocok diterapkan untuk pagar berdesain minimalis, dan modern.
Bata Plesteran
(+) Dilihat dari tampilan, mirip dengan beton. Tetapi dari kekuatan, dinding beton lebih baik. Sedang dari cara aplikasi, dinding bata plesteran tidak hanya berbentuk flat, tetapi dapat bermotif atau profilan.
(-) Jika campuran bahan dalam memplester tidak baik, dapat mengakibatkan retak bahkan gompel.
Catatan:
Pengerjaannya mirip dengan dinding rumah, tetapi karena posisinya di luar harus diberi lapisan anti lumut. Lebih baik tidak di ekspos dan di-finishing dengan cat. Cocok diterapkan untuk pagar berdesain minimalis, modern, dan klasik.
Batu Alam
(+) Dapat menghadirkan kesan alami. Bentuknya bermacam-macam dengan pilihan warna beragam hingga memberi Anda banyak pilihan model pagar.
(-) Membutuhkan perawatan berkala agar batu tidak berlumut dan tetap tampil cantik. Pengerjaan pun dituntut harus rapi.
Catatan:
Pilih batu alam yang memiliki pori-pori kecil dan warna agak gelapan, seperti andesit dan candi. Tujuannya agar pagar terlihat bersih, tidak cepat berjamur, dan berlumut. Jangan lupa meng- coatingagar batu alam tahan lama. Cocok diterapkan untuk pagar berdesain modern dan tradisional.
Bata Ekspos
(+) Memberikan tampilan lebih natural terhadap rumah seperti batu alam.
(-) Membutuhkan perawatan berkala agar bata tidak berlumut dan tetap tampil cantik. Pengerjaan pun dituntut harus rapi. Bila dibandingkan dengan batu alam, ia mudah lapuk dan cepat ditumbuhi lumut.
Catatan:
Pilih bata yang menggunakan teknik pabrikasi, bukan bata tradisional. Secara presisi dan porositasnya pun memiliki kondisi jauh lebih bail. Jangan lupa meng- coating agar bata ekspos tahan lama. Cocok diterapkan untuk pagar berdesain modern dan tradisional.
Kayu
(+) Memberi tampilan alami dan berkesan hangat. Karakteristiknya yang mudah dibentuk beragam model membuat banyak orang menggunakan material ini.
(-) Mudah kusam, keropos, dan lapuk.
Catatan:
Jangan sesekali menggunakan kayu buatan seperti MDF, particle board, atau multipleks, karena akan langsung hancur saat terkena hujan. Kayu yang digunakan harus solid dan padat. Disarankan menggunakan kayu besi atau kayu ulin, tetapi harganya sangat mahal. Jangan lupa untuk meng-coating. Cocok diterapkan untuk pagar berdesain minimalis, modern, tradisional, dan klasik.
Bambu
(+) Bambu mudah didapat dan harganya relatif murah. Bentuk dan penampilannya dapat menghadirkan kesan unik pada tampilan pagar dan rumah.
(-) Tidak kokoh, mudah kusam, keropos, dan lapuk.
Catatan:
Untuk bambu ekspos, pilih bambu kuning, jangan bambu hijau. Warnanya yang bagus membuat tampilan pagar kian menarik. Kualitasnya juga lebih kuat dibanding bambu hijau.. Jangan lupa untuk meng-coating. Cocok diterapkan untuk pagar berdesain tradisional dan modern.
Tanaman
(+) Pagar tanaman dapat mempercantik sekaligus melindungi rumah. Kehadirannya dapat memperlunak tampilan bangunan rumah. Selain itu, tanaman juga menjadi sarana dalam menyaring polusi udara dan suara dari jalan. Warna-warni dari bunga tanaman juga bisa menimbulkan kesan hidup, alami, dan indah.
(-) Perlu perawatan intensif seperti penyiraman, pemupukan, dan pemangkasan. Jika tidak dikerjakan dengan teliti, tampilan pagar tidak akan tampil sempurna.
Catatan:
Tanaman yang biasa dijadikan untuk pagar adalah bambu, beluntas (Pluchea indica), kemuning (Murraya paniculata), soka (Ixora spp), dan tanaman rambat, Cocok diterapkan untuk pagar berdesain minimalis, modern, tradisional, dan klasik.
(Irfan Hidayat – irfan@tabloidrumah.com)
Foto: Tan Rahardian

---

Wednesday, March 6, 2013

Pintu Pagar Besi & Pagar Minimalis

Membuat pintu besi minimalis sebagai pelengkap pagar rumah anda


Rasanya pasti kurang lengkap jika pagar rumah anda tidak dilengkapi dengan pintu besi. Selain kurang cantik dilihat mata, juga memberikan rasa kurang aman karena memberikan akses bagi orang yang tidak berkepentingan keluar masuk pekarangan rumah anda.

Oleh karena itu jika saat ini anda membutuhkan pintu besi minimalis untuk melengkapi pagar rumah anda, kami siap membantu melayani anda mulai dari survey secara langsung ke rumah anda, konsultasi model dan bentuk, proses pembuatan hingga pemasangan pintu besi minimalis di rumah anda.

Di bawah ini kami tampilkan beberapa contoh gambar pintu besi minimalis yang mungkin sesuai dengan selera anda serta kondisi pagar rumah anda.

Pintu Pagar Besi Minimalis


Gambar katalog produk pintu pagar besi minimalis untuk rumah anda

Berikut ini kami tampilkan gambar katalog produk pintu pagar besi minimalis yang dapat anda pilih untuk dipasang di pekarangan rumah anda.

Rumah123 DotCom - Property Rumah